Sudah lama saya hidup di dunia sebagai manusia yang diberi nama "Raisya". Kata ibu dan ayah, saya telah hidup 21 tahun. Orang-orang pula hari ini menyebut angka 21 untuk umur saya. Ternyata, selama itu saya hidup. Ibu dan ayah telah bersama saya 21 tahun. Orang-orang baik terdekat saya telah bersama dengan saya, tidak lebih atau kurang dari setengah hidup mereka. Tidak ada hal yang bisa dikatakan selain terima kasih karena telah mengenal saya sebagai manusia----barangkali saya adalah manusia yang baik atau menyebalkan. Dari sudut pandang; #1 Ayah. Pukul 15.57, ditulis di buku harian ayah bahwa putri keduanya telah lahir. Detik di mana saya melihat semesta bernama bumi, ibu dan ayah bahagia. Ayah adalah orang yang paling bahagia, saat itu. Mungkin ayah berpikir, setelah anak pertamanya tidak diberi izin oleh Tuhan untuk mengarungi hidup, hadir saya sebagai manusia yang kuat. Saya berharap sendiri, orang yang ternyata naif ini bisa kuat seperti yang ayah pikirkan. Begitu pula h...
Catatan kehidupan yang ditulis asal-asalan. Hidup dan kehidupan cuma sekali. Tulisan adalah satu-satunya yang tetap tinggal ketika seseorang pergi.