Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Melepas 18 Tahun Kehidupanku yang Bukan Aku

Menginjak sembilan belas tahun aku hidup dan bertahan di bumi yang megah dan penuh kejutan ini. Pada awal sebuah perjalanan yang aku rasa itu adalah pendewasaan, aku mengalami banyak sakit dan perih di ulu hati, perasaan yang campur aduk, emosional yang sama sekali gak stabil, keterbatasan ruang untuk bercerita, bahkan aku hampir mengucilkan diriku sendiri dari sosial. Aku merasakan bagaimana lingkungan dari pertumbuhanku bekerja dengan sangat kejam. Aku selalu merasa semua bak drama dalam cerita televisi yang rancu itu.  Sempat saat menginjakkan bumi di umur tujuh belas, aku merasa jauh dari keluarga. Aku terlalu berfoya dengan teman dan orang yang pernah aku beri cinta. Selanjutnya pada tahap

Mengenal Diri Sendiri Selama Pandemi

Semakin bertambahnya umur, manusia akan selalu dihadapkan dengan pilihan mengenai pola pikirnya. Entah di usia berapa, mereka akan merasakan sesuatu berupa pendewasaan. Dalam kehidupan yang singkat, manusia akan terus memperbarui pemikirannya. Memperbarui menjadi pemikiran yang lebih hidup dan berpengaruh terhadap dirinya sendiri dan orang lain yang ada dalam hidupnya. Mereka yang awalnya peduli, tiba-tiba menjadi lebih bodoamat. Mereka yang bodoamat pun, mungkin akan berubah menjadi yang lebih perasa terhadap sekitarnya. Semakin bertambahnya detik, aku bahkan jadi lebih paham tentang arti hidup. Setiap hari adalah pelajaran untuk setiap detiknya, setiap kegiatan baru manusia adalah